Sabtu, 22 Ogos 2015

Tiada nokhtah



Menulis dari jiwa bukan dari hati membuatkan gaya penulisan agak berbeza. Sebenarnya takut andai menulis dari hati yang sudah berkeadaan begini akan membuat kisahku tersingkap sedikit demi sedikit. Apa pun , biarlah.

Berdoa agar diberi kesembuhan agar hati ini menjadi lebih kuat dan sempurna kembali.Insya Allah, Aamiin.

Tersenyum bahagia dari jiwa ... bukan dari hati lagi. Sempurna namun ada kekurangannya. Nama pun manusiakan...



Benar... bukan sekadar 10 tahun tapi sepanjang hayat. Perbuatan mu akan aku bawa hingga terbungkusnya jasadku. Betapa dasyatnya ... Terima kasih atas segalanya.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan